Tentang Aku dan Mereka #1

Dalam hidup seorang aku, pernah menjadi pribadi yang sangat tertutup dari orang lain dan lingkungan sekitar. Menjalani hidup sebagai pengamat dan pendengar yang baik tanpa banyak berkomentar. Kemudian, seiring bertambahnya usia, makin luasnya lingkungan pertemanan pribadi tertutup itu semakin “hangat”, sedikit demi sedikit mulai menunjukan ekspresi tapi tetap masih ada tembok tinggi yang membentengi orang lain tau terlalu banyak dan terlalu dalam tentang kehidupanku. Membentengi orang lain dari tau kesukaan dan ketidaksukaanku.

Hingga suatu fase kehidupanku, bertemu teman-teman yang super ekspresif dalam menunjukan kesukaan dan ketidaksukaan dalam hal apapun. Aku pun teracuni πŸ˜€ . Kata mereka, “kalo lu ga suka bilang ga suka biar dia tau dan bisa jaga sikap”. atau “kalo lu suka bilang suka biar orang lain bisa menghormati”. Kadang pun aku bertanya, “kalo nulis status “gitu” (nyindir pedas) ga takut dibaca sama yang bersangkutan?”. “update status gitu biar dia tau kalo gw ga suka”, jawabnya.

Duuh.. kok gitu ya πŸ˜€

First time

First time connect to wordpress mobile. 

Btw, 1 bulan lalu menghapus path account πŸ˜„ dan keluar dr beberapa grup WA. Dibilang ansos ga papa lah ya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Tujuan utamanya bukan untuk mengasingkan diri, atau anti sosial, engga.. cuma lagi mau fokus sama diri sendiri (boleh dong yaks, iyain aja 😁)

Kasihan sama diri sendiri, terlalu banyak mengeksplore kehidupan orang lain, yang memang disuguhkan oleh org2 tersebut. Too much information will killing me.

Anggep aja lah aku emang lebay, ampeeekk segitunya delete account. Kalau kata Kirana, its ok no problem 😊

Jadi nulis ini ga ada intinya, selain buang uneg-uneg.

Dear Self

Hi 2017!

 

Dear self..

Terimakasih ya sudah berjalan sejauh ini. Melelahkan bukan berjalan disatu tahun lalu itu.

Maafkan, tahun lalu benar-benar menjadi devil yg menakutkan utk oranglain, terlebih utk diri sendiri. Memaksamu menjadi berjalan diluar kendalimu. Bukan bermaksud menjadi orglain di kehidupanku sendiri, hanya saja berat sekali ditimpa sana dan sini.

Terimakasih sudah sabar menungguku kembali ketempat semula, menjadi pribadi yang biasanya. Meski aku harus benar-benar meng-enyah-kan mereka2 yang berusaha memojokan, hobi sekali kepo bin nyinyir dikehidupanku.

Baiklah, meskipun banyak air mata tumpah ruah disana, i still survived, right?!

Lets, continue the show πŸ˜€

Yang Baik

 

Kita hanya akan menuai apa yang kita tanam, pun kita hanya akan mendapatkan apa yang telah kita niatkan.

jadi mulai sekarang, niatkan yang baik, tanam yang baik-baik, dengan cara dan jalan yang baik untuk kebaikan sendiri πŸ™‚

InsyaAllah ga akan menyesal orang yang selalu berbuat baik, meskipun tak berbalas dari orang lain, tapi Tuhan Maha Baik, bukan? πŸ™‚